Merayakan World Tarot Day

World Tarot Day

Tiga belas tahun yang lalu, seorang Grandmaster Tarot dan pendiri Church of Tarot bernama Den Elder memprakarsai terciptanya hari Tarot sedunia yang dikenal dengan World Tarot Day. Hingga hari ini para petarot pun merayakan World Tarot Day dengan caranya masing-masing.

Ada beberapa kejadian yang membuat ia prihatin dengan kondisi di masyarakat dan praktisi Tarot sendiri yang menganggap Tarot itu merupakan penipuan, membawa kesialan, menuai konflik dan pertikaian sesama praktisi dan stigma negatif lainnya yang masih melekat hingga saat ini.

Daripada larut dengan stigma negatif itu, ia menginginkan paling tidak ada 1 hari khusus dalam setahun dimana orang bisa merayakan, bersenang-senang dan menikmati kebersamaan. Bukankah setiap orang menyukai perayaan? Itulah yang seharusnya disebarkan. Betapa Tarot mampu memberikan pengalaman-pengalaman kehidupan yang luar biasa dan penuh makna, seperti yang sudah tersirat dalam ke-78 lembar kartunya.

Bertahun-tahun kemudian, setiap tanggal 25 Mei, seluruh pecinta Tarot sedunia merayakan peringatan tentang Tarot yang membuat mereka saling terhubung satu sama lain. Tidak peduli darimana asalmu, bahasa yang kau pakai, teknik yang digunakan, jenis kartu yang dimiliki, ritual yang kau lakukan, untuk apa kau gunakan  dan perbedaan lain yang mungkin dapat menimbulkan konflik terbuka maupun terselubung.

Kita semua bertemu dengan Tarot memiliki alasan dan tujuan pribadi. Namun saya yakin, setiap pecinta Tarot merupakan orang baik dan bijaksana dengan caranya sendiri. Ketika kau sudah mengenal Tarot, perjalananmu sudah dimulai dan hanya kau sendiri yang menentukan seperti apa arah dan tujuannya. Pengalamanlah yang akan bercerita seperti apa pengaruh Tarot dalam hidupmu. Kebaikan yang kau bawa bersama Tarotmu akan kembali meskipun tak kau harapkan, begitupun sebaliknya.

Semoga World Tarot Day kali ini semakin mengingatkan kita akan kecintaan dan kebersamaan kita dalam dunia Tarot. Kita pun memiliki tugas untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang Tarot dan kegunaannya. Harapan saya, stigma musyrik dan penipu yang kerap dilabelkan pada praktisi Tarot dapat ditanggalkan. Mungkin bisa diganti dengan label unik dan perayu? hihihihi.

Salam Tarot!
Spread the Tarot Love!

L.N

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *