Apakah sebenarnya Tarot itu? (part 1)

apakah sebenarnya tarot itu?Jika sudah pernah mendengar atau membaca tentang kata Tarot. Apa yang ada di benak Anda?

Sebagian besar pasti berhubungan dengan Kartu dan Ramalan. Betul?

Ada yang tidak setuju? Bagus, nanti dibahas di part 2 ya.

Memang tidak salah juga sih jika yang dipahami tentang Tarot secara umum adalah tentang kartu dan ramalan. Bentuknya jelas, kartu. Lebih sering dipakai untuk alat prediksi/ramalan karena itulah yang terus-menerus disebarluaskan oleh penggunanya.  Walaupun awalnya digunakan sebagai permainan untuk seru-seruan antara kelompok bangsawan, toh pada akhirnya ada yang menemukan kegunaan lain dari kartu yang memiliki gambar/simbol tersebut.

Ya. Tarot itu sekedar media dari kertas dan memiliki gambar/simbol tertentu. Simbol yang digunakan itu biasanya universal sehingga pemahaman tentang artinya dapat dimengerti oleh siapapun.

Telah banyak ulasan dalam blog, web dan laman facebook yang menjelaskan apa itu Tarot. Saya menyimpulkannya secara singkat seperti ini,

Tarot adalah sebuah media hasil cipta, rasa, karsa manusia bernilai seni yang memiliki ilustrasi, gambar, tulisan, simbol tertentu dan biasanya berupa kartu berjumlah 78 lembar. Terbagi menjadi arkana mayor yang berjumlah 22 lembar  dan arkana minor yang berjumlah 56 lembar.

Lebih lanjutnya, dalam setiap lembar kartu memiliki yang namanya elemen. Terbagi menjadi 4 elemen yang diwakili oleh masing-masing simbol, seperti Tongkat (Wands) untuk Api, Pedang (Swords) untuk Udara, Air (Water), dan Tanah (Pentacle). Untuk Arkana Minor, selain dari 10 lembar suit/kelompok (sebutan untuk kartu As s/d 10), juga terdapat Kartu Kerajaan (Court Cards), berupa Pembantu Ksatria/Emban (Page), Ksatria (Knight), Ratu (Queen), dan Raja (King).

Mengenai fungsi atau kegunaannya, saya rasa kembali kepada masing-masing individu. Bisa dibahas lain waktu juga tentang hal itu ( di postingan bagian kedua).

Tarot itu sendiri merupakan media. Bagaimana cara kita memanfaatkan media sesuai dengan keinginan dan kebutuhan itu merupakan hak masing-masing. Hanya saja ada beberapa batasan yang perlu diingat, terutama ketika kita menggunakannya bukan untuk diri sendiri.

bersambung ke part 2 ya..

Trackbacks & Pings

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *